JAPAN Local Guide

Bandar Udara Fukuoka
Home » Destination » Bandar Udara Fukuoka » Tenun Tradisional: Pameran Karpet Nabeshima dan Boneka Festival Hari Anak Perempuan Hinamatsuri

Tenun Tradisional: Pameran Karpet Nabeshima dan Boneka Festival Hari Anak Perempuan Hinamatsuri

Membuat karpet adalah budaya kuno yang dimulai sejak jaman dahulu kala, berasal dari bangsa Mongolia dan Turkestan di sekitar abad 4000 SM. Budaya tenun karpet sebelumnya belum ada di Jepang hingga kemudian diperkenalkan pada jaman kekaisaran Edo (1603-1868).

Disebutkan bahwa karpet pertama di Jepang dibuat di Saga bernama Nabeshima Dantsu, sekitar 300 tahun yang lalu. Pengrajin dari Saga melakukan perjalanan ke Nagasaki untuk mempelajari seni pembuatan karpet. Mengapa di Nagasaki? Karena pada saat itu, Jepang berada dalam keadaan terisolasi dari Negara luar, dan satu-satunya kontak resmi dengan dunia luar adalah melalui jalur pedagang di Nagasaki. Akibatnya, informasi terbaru dan teknologi saat itu masuk ke Jepang melalui pelabuhan kecil di Nagasaki. Tradisi pembuatan karpet yang dipelajari oleh pengrajin Saga yang menimba ilmu dari Nagasaki tersebut, kemudian dibawa pulang ke Saga yang kemudian sejak itu budaya tersebut diwariskan dari generasi ke generasi.

nabeshima carpets

Pada saat awal karpet diperkenalkan ke Jepang, karpet dianggap sebagai komoditas yang sangat berharga dan dilarang dijual untuk kalangan orang-orang biasa. Tidak seperti sekarang dimana siapa pun dapat menikmati kerajinan tradisional ini. Namun demikian, oleh karena setiap karpet tenun dibuat menggunakan metode tradisional menggunakan tangan, maka karpet tersebut berharga jauh lebih mahal daripada karpet yang dibuat dari mesin tenun.

Jika Anda mengunjungi Saga selama bulan Februari dan Maret, maka Anda berkesempatan untuk mengunjungi pameran Nabeshima Dantsu selama festival Hinamatsuri berlangsung. Setiap tahun, Saga menggelar pameran Hinamatsuri selama kurun watku dua bulan untuk merayakan hari anak perempuan yang jatuh pada tanggal 3 Maret. Secara tradisional, setiap perempuan yang dilahirkan dibuatkan sebuah boneka hias yang menyimbolkan Kaisar, Permaisuri dan para pengawalnya, dengan mengenakan gaun tradisional ala periode Heian. Dalam pameran tersebut, dipamerkan berbagai boneka antik dari keluarga Nabeshima (penguasa pada periode feodal), yang kondisinya terjaga dengan baik dan dapat dinikmati keindahannya oleh setiap orang. Di salah satu bagian pameran tersebut terdapat sebuah ruang yang didekorasi menggunakan karpet Nabeshima Dantsu.

Pameran ini berlokasi di salah satu bangunan bersejarah di Saga yakni bekas bangunan Bank Sansho.

nabeshima-carpets Sebuah karpet yang indah menghiasi pintu masuk pameran tersebut. Jenis pola hiasan karpetnya ala karpet Nabeshima Dantsu.

 nabeshima-carpets Di dalam pameran tersebut, berbagai macam karpet serta boneka dipamerkan.Perpaduan dekorasi terebut adalah perpaduan yang langka.

nabeshima-carpets nabeshima-carpets Fukuwarai adalah permainan tradisional yang dimainkan pada saat Tahun Baru, di mana dalam permainan ini terdapat gambar wajah dengan potongan-potongan gambar dari bagian-bagian wajah. Kemudian para pemainnya menempelkan potongan-potongan bagian-bagian wajah tersebut ke gambar wajah untuk menghasilkan ekspresi wajah yang berbeda-beda. Permainan ini seluruhnya dibuat dari karpet Nabeshima Dantsu.

nabeshima-carpets Di lantai pertama terdapat ruang untuk minum teh di mana Anda dapat bersantai di atas karpet asli Nabeshima Dantsu, ditemani oleh secangkir teh Jepang.nabeshima-carpets Anda juga dapat menonton pengrajin yang bekerja untuk membuat kerajinan tradisional ini. Sayangnya, Anda tidak diizinkan untuk mengambil foto tetapi cukup menarik untuk mengamati pengrajin tenun yang sedang bekerja.

Jika Anda mengunjungi selama festival hinamatsuri Anda akan memiliki kesempatan untuk melihat, merasakan dan menikmati kerajinan tradisional karpet tenun ini.

Informasi

Saga Hinamatsu festival Chokokan, Saga City Cultural Museum
Alamat:  2-5-22 Matsubara, Saga city
Telephone: 0952-20-2200
Hari Operasiobal: Setiap hari dari pertengahan February hingga pertengahan Maret setiap tahunnya.
Jam Operasional: 10:00 ~ 17:00 (berbeda dengan jam operasional bangunannya)Jam buka: 9:30 – 16:00
Hari Libur: Chokokan tutup hari Minggu, hari libur nasional, hari libur tahun baru dan sebelum pameran untuk persiapan
Akses 1: 20 menit berjalan kaki dari stasiun Saga station
Akses 2: 10 menit berkendara bis dari halte bis Saga bus center
Akses 3: 20 menit berkendara mobil dari stasiun Saga Yamato IC (Nagasaki Expressway)
Jarak ke Bandara: 11 km dari bandara Saga Airport
Wi-Fi:
Kartu kredit:
HP:
Map:

※ terdapat beberapa lokasi lainnya untuk melihat pameran Hinamatsuri.

  • Tiket passport Advance: 500 yen. Untuk pendaftaran ke Chokokan Museum Saga City Cultural Museum. Dijual sebelum 15 January hingga 14 February.
  • Tiket Passport: 600 yen. Untuk pendaftaran ke Chokokan dan museum Saga City Cultural Museum.
  • Pendaftaran Chokokan: 300 yen.
    ※ tiket tersebut dapat dibeli hingga 31 Maret.
  • Pedaftaran Museum Saga City Cultural Museum: 400 yen
    ※ bebas biaya pendaftaran untuk anak usia hingga 12 tahun.

Translated by A.A. Hadi

 

Comments are closed.

Pick Up

mypl.net